"KAMMI Pekanbaru Tak Salah Pilih"

hyAzn
0
Beberapa waktu yang lalu telah dilakukan pemira oleh KAMMI guna menampung aspirasi kadernya dalam menyaring bakal calon pemimpin KAMMI selanjutnya, baik KAMMDA maupun KAMMWIL, meskipun jumlah hasil suara untuk setiap calon tidak ditampilkan (demi kedamaian sesama) mungkin begitu kira-kira pertimbangannya, maka muncullah lima besar suara untuk setiap tingkat pemilihan, mulai dari lima besar kandidat untuk KAMMWIL, KAMMDA PKU, KAMMDA LK dan juga utusan untuk PP.


Pemira hanyalah menjadi ajang pembelajaran untuk semua kader, meskipun sebenarnya tanpa pemira pemimpin KAMMI selanjutnya juga akan dirembukkan di MUSDA dan MUSWIL.


Saya tidak berbicara hasil pemira saat ini, namun akan fokus pada hasil MUSDA dan MUSWIL, meskipun sebenarnya di saat PEMIRA, saya pendukung penuh Setiyono untuk KAMWIL, Rifaldi untuk KAMMDA PKU, dan Padli untuk KAMMDA LK. Nah, meskipun penempatan setiap posisi berbeda dari hasil Pemira maka tidak mengapa, karena MUSDA dan MUSWIL mungkin lebih kuat pengaruhnya, maka terpilihlah, Padli untuk KAMMWIL, Afdhal untuk KAMMDA PKU dan Rifaldi untuk KAMMDA LK, setidaknya dua di antara tiga tokoh yang saya usung mendapatkan posisi meskipun di luar tinjauan.


Ada satu nama yang muncul di luar dukungan saya, yaitu, Afdhal RM, S.Psi. sebagaimana semua kader KAMMI se RIAU sudah mengetahui bahwa beliaulah nahkhoda yang akan membawa KAMMI di Pekanbaru selanjutnya akan seperti apa.


Pekanbaru yang sebenarnya memiliki mobilisasi massal terbanyak kader maupun target yang akan menjadi kader KAMMI menjadi tantangan buat Afdhal dalam menjalankan kepemimpinannya, ditambah internal kader yang mungkin masih berbau idealisme kampus, masih ada geb antara kampus satu dengan kampus lainnya.


Sebagai ketua KAMMI Pekanbaru yang baru saja terpilih dan tentu belum dilantik, maka beliau sangat tau tantangan KAMMI Pekanbaru kedepannya bagaimana, karena memang beliau merupakan mantan coordinator kaderisasi KAMMI Pekanbaru. Tentu selama beliau menjalankan amanah di kaderisasi maka dia lebih tahu kondisi internal kader KAMMI Pekanbaru.


Kenapa saya memberikan judul KAMMI Pekanbaru tak salah pilih? Yang pertama, beliau sosok yang bertanggung jawab, terbukti dengan selesainya semua amanah dengan baik selama dia diberikan amanah, pada tahun 2011 Afdhal merupakan Koordinator KP komsat UIN SUSKA Riau, pada tahun 2012 dia merupakan ketua komisi 1 BLM Universitas, dimana sejauh pengamatan saya tugasnya dapat diselesaikan dengan hasil yang sangat memuaskan.


Sebagai mantan coordinator kaderisasi dan juga Presiden Korp Instruktur Wilayah maka sangat dapat dilihat bahwa dia mampu membawa kader KAMMI di Pekanbaru menjadi lebih baik.


Saya yang juga merupakan Staff di salah satu bidang KAMMI kepengurusan sebelumnya, juga tahu bahwa, kaderisasi memang hanya berjalan di bawah coordinator Afdhal, yang selama ini jalan di tempat. Dan juga Korps Instruktur, yang dulu lebih dikenal dengan istilah KID, Korp Instruktur Daerah, dan lagi-lagi korps instruktur hidup setelah beliau menjadi Presiden di korp Instruktur Wilayah.


Posisi Afdhal yang merupakan sebagai seorang pemuda yang sudah memiliki istri tentu akan lebih mudah baginya dalam menjalankan misi untuk KAMMI Pekanbaru dua tahun ke depan, dimana kita tahu, interaksi jika sudah di tatanan KAMMDA maka akan sangat berbeda dibandingkan dengan di KOMSAT. Dan saya sangat yakin sebagai pasangan terbaik KAMMI yaitu Afdhal dan Nurma, Afdhal akan mendapatkan dukungan penuh oleh istrinya, dan ini akan sangat menarik untuk kolaborasi ide-ide cemerlang untuk KAMMI Pekanbaru, dimana kita semua tahu bahwa mereka adalah pasangan AB3 terbaik KAMMI.


Sebagai kader terbaik KAMMI maka nilai-nilai perjuangan KAMMI sudah sangat kental pada diri Afdhal. Di dukung dengan hobinya yang membaca, diskusi dan menulis (katanya) akan mampu baginya untuk menyalurkan gagasan lewat artikel-artikel terkait KAMMI dan perannya di masyarakat Pekanbaru. Meskipun saya juga sangat jarang menemukan tulisan beliau, namun jika ia terus berlajar maka lengkap sudah jati diri kader KAMMI pada Afdhal, bagaimana tidak, sebagai AB3 yang memiliki pemikiran luar biasa dia akan mampu memboyong massa dengan tulisan. Karena gagasannya akan lebih menggaung jika dalam bentuk artikel, tidak hanya sekedar lisan saja.


Sebagai seorang pemimpin kualitasnya sangat disegani di kalangan kader, dengan sosok yang lebih bijaksana sedikit diam namun banyak kerja. Tapi untuk kedepannya, sedikit bicara tidak bisa lagi menjadi pedoman, jikapun dia masih sedikit bicara dan banyak kerja maka gantilah sedikit bicara itu menjadi banyak tulisan-tulisan yang akan mempengaruhi pola pikir kader.


Saya yakin dengan mottonya, ‘berkontribusi sebesar-besarnya untuk umat’ akan menjadikan KAMMI Pekanbaru memiliki wajah baru, karena tantangan medan yang sudah dikuasainya tinggal bagaimana dia membawa kapal ini kedepannya bagaimana, dengan sosok Nurma di sampingnya maka akan membantu kerja-kerja Afdhal untuk KAMMI Pekanbaru kedepan.


Komunikasi juga harus ditingkatkan oleh Afdhal kepada staff, karena bagaimanapun, komunikasi yang berkualitas akan membantu dia dalam mencapai visi misi KAMMI Pekanbaru.


Afdhal memang sosok yang disegani di komisariat asalnya dan juga di kalangan kader KAMMI, saya yakin dengan revolusi gaya kepemimpinan akan membawa Afdhal berhasil memimpin KAMMI Pekanbaru. Menguasai tantangan dan melakukan komunikasi yang berkualitas akan mempermudah Afdhal dalam mengemban misi KAMMI Pekanbaru.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

Made with Love by

Glassiki Template is Designed Theme for Giving Enhanced look Various Features are available Which i…